Judul
: Terbitkan Buku di Andi Offset
Resume ke
: 20
Gelombang
: 28
Tanggal
: 22 Februari 2023
Tema
: Pemasaran Buku
Narasumber :
Agus Subardana, S.E., M.M
“Jangan pernah ragu meniru penulis lain. Setiap seniman yang tengah
mengasah keterampilannya membutuhkan model. Pada akhirnya, Anda akan menemukan
gaya sendiri dan menanggalkan kulit penulis yang Anda tiru". - William
Zinsser
Mimipi
bagi semua penulis adalah dapat menerbitkan buku ke penerbit mayor. Tentu tidak mudah, tak sedikit penulis yang
gagal menuliskan karyanya ke penerbit mayor. Berbagai seleksi dan pertimbangan
yang ketat sebagai pemula dapat diterima karyanya untuk diterbitkan. Oleh sebab
itu, penulis perlu mengetahui untuk membidik tema-tema menarik yang menjadi
selera konsumen dari berbagai kalangan. Ada strategi khusus yang harus
dilakukan penulis agar buku yang di tulis benar-benar dapat diminati dan dinikmati
oleh masyarakat.
Malam
ini KBMN bertemakan Pemasaran Buku dengan narasumber Agus Subardana, S.E., M.M.
Beliau adalah seorang Direktur dan Marketing penerbit Andi, selama 18 tahun 2
bulan telah berkecimpung dalam dunia penerbitan, Riwayat pendidikan beliau yang
merupakan lulusan S1 dan S2 Manajemen Pemasaran sebagai bukti keprofesionalan
dan pernah menjadi Dosen Tidak Tetap selama 4 tahun di STIE Wiyata Mandala
Jakarta.
Sebagai pemicu semangat
dalam menulis, moderator menyampaikan kalimat pembuka kutipan dari Ali
bin Abu Thalib.
"Semua orang akan mati kecuali karyanya. Maka
tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak"
Dilanjutkan
pemaparan materi dari narasumber mengenai buku. Buku merupakan salah satu
sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran serta
sarana penyampaian informasi. Sejak usia
dini, anak-anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca
beraneka ragam terbitan buku. Terlebih, peserta
didik digiatkan dengan adanya program literasi, mengakibatkan berdampak pada
peningkatan jumlah konsumen penikmat buku.
Oleh
sebab itu, perlu mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat
baca yang tinggi khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca
sebagai wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak
dini. Dukungan pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya
kebutuhan masyarakat terhadap buku, menciptakan peluang usaha bagi pengusaha
yang bergerak di bidang penerbitan buku.
Dalam rangka untuk mempertahankan Industri Penerbitan
Buku, supaya tetap terus hidup dan dapat mencapai hasil penjualan buku yang
maksimal maka diperlukan strategi pemasaran. Srategi Pemasaran biasanya hampir
dipakai oleh semua wirausaha, entreprenur dalam menjalankan bisnisnya.
Strategi
pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik. Mengapa
demikian? hal ini dapat dilihat dari jenis-jenis buku yang di terbitkan.
Jenis-jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi kategori buku.
Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak yaitu pada kategori produk yaitu terdapat 32 kategori produk buku (Kategori buku Anak, buku Bisnis,
Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks, dll).
Dari beberapa
jenis katagori buku tersebut dilakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan. Pada
umumnya kegiatan pemasaran buku berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis.
Sehingga strategi pemasaran di pengaruhi oleh faktor antara
lain :
a. Faktor Mikro, yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
b. Faktor Makro, yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan
sosial-budaya.
Saat ini dalam menjalankan Bisnis Penerbitan Buku ANDI Offset
saat ini termasuk dalam kedua factor tersebut faktor Mikro dan Makro. Hal ini disebabkan
karena Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan
buku, yangusianya mencapai 43 tahun
dan telah menerbitkan buku lebih dari 20.000 judul buku yang telah di
kelompokkan menjadi 32 kategori.
Strategi
Pemasaran buku yang telah dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu
Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara dan Strategi Pemasaran Buku Serangan
Darat, dengan berlandaskan pada Faktor Mikro dan Faktor Makro tersebut di atas.
Dua strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut:
A. Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara (On Line)
1. Pemasaran buku lewat Online
Saat terjadi pendemi Covid 19 melanda dunia, mau tak mau
di dalam dunia bisnis harus bisa mengikuti perkembangan era digital seperti
sekarang ini, bisnis tidak akan bisa survive jika tidak mengikuti kemajuan
zaman dan juga keinginan customer maka akan dipastikan usaha tidak sebaik dulu.
Ketika zaman dahulu iklan dengan brosur dan baliho besar ada dimana mana, sekarang
cara mengiklankan ataupun kampanye jauh lebih mudah. Kenapa bisa lebih mudah?
Karena dengan adanya internet membawa perkembangan yang signifikan bagi
kehidupan kita.
Penerbit ANDI saat ini menggarap pasar dengan bisnis On
Line yang mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Digital Marketing.
Digital marketing merupakan teknik pemasaran terkini, yaitu sebuah teknik
memasarkan produk atau jasa dengan mengandalkan media online atau internet.
Berikut jenis-jenis digital
marketing yang diterapkan
oleh Penerbit ANDI Offset antara lain :
1) Content Marketing merupakan
salah satu jenis digital marketing yang berfokus pada
pembuatan dan pendistribusian konten untuk target pasar tertentu. Tujuannya
adalah untuk menarik aksi menguntungkan dari calon pembeli potensial. Terdapat banyak pilihan content marketing mulai dari blog,
podcast, infografik, dan lainnya.
2) Search Engine Optimization (SEO). SEO sebagai strategi menarik pengguna internet untuk mengunjungi
website Penerbit Andi Offset (andipublisher.com) dengan
tujuan membeli produk yang ditawarkan.
3) Search Engine Marketing (SEM) merupakan upaya
untuk mengoptimasi website di mesin pencari, Search Engine Marketing (SEM)
merupakan strategi pemasaran digital yang bertujuan meningkatkan visibilitas
website di hasil pencarian mesin pencari atau yang dikenal dengan istilah SERP.
4) Social Media Marketing memanfaatkan berbagai
platform media sosial untuk promosi dan pemasaran suatu brand. Kita bisa
menerapkan social media marketing di beberapa platform media sosial seperti
Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya.
Untuk memikat hati konsumen, salah
satu metode promosi jualan online yang sering dilakukan oleh pedagang adalah
dengan membuat pantun jualan. Pantun sebagai sarana promosi jualan online juga
sangat ampuh untuk menarik calon konsumen, khususnya anak muda. Apalagi, hampir
semua orang saat ini sudah sangat fasih menggunakan media sosial sehingga
pemasarannya jauh lebih mudah.
Berikut sebagai contoh pantun sebagai promosi jualan di Media Sosial.
Pantun 1 :
Di taman ada banyak kumbang
Di kali banyak buaya
Janganlah ragu ataupun bimbang
Toko online ini bisa dipercaya
Pantun 2 :
Liburan ke pulau Bali
Jangan lupa datang ke pantai Dewata
Ayo beli di toko online kami
Barangnya cuma setengah harga
Pantun 3 :
Kamu jadian sama si dia
Padahal aku sudah menyukaimu
Kita toko online terpercaya
Siap menjual barang paling bermutu
5) Email Marketing.strategi marketing yang menggunakan
media email untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.
6) Instant messaging marketing menjadi pertimbangan dalam melakukan promosi dan pemasaran produk secara online. Hal ini merupakan tren komunikasi masa kini, dalam memanfaatkan penggunaan Whatsapp, Facebook Messenger,
WeChat, dan platform messenger lainnya.
7) Influencer Marketing. Kehadiran influencer
membawa pengaruh besar terhadap para fans dan pengikutnya. Orang-orang akan lebih tertarik menggunakan
barang yang digunakan atau ditawarkan oleh seorang influencer.
8) Video marketing digunakan
untuk melengkapi strategi pemasaran digital yang sedang
dijalankan dengan tujuan promosi dan pemasaran.
9) Pemasaran melalui channel youtube yang bernama Channel Youtube TV
ANDI AKADEMI juga dinilai sangat
efektif karena masyarakt lebih banyak menghabiskan waktu melihat hp android .
Dalam penjualan buku lewat
Online perlu konsisten dan
proaktif menpromosikan buku. Hal ini bertujuan untuk :
Menyebarkan informasi
produk secara masif kepada target pasar potensial
Mendapatkan konsumen baru
dan mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan konsumen terjaga.
Menjaga kesetabilan
penjualan saat kondisi pasar lagi lesu
Menaikkan penjualan dan
profit
Membandingkan dan
keunggulan produk dibandingkan dengan pesaing
Membentuk citra produk
dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
Mengubah tingkah laku,
persepsi dan pendapat konsumen
2. Pemasaran Buku Lewat Komunitas
Komunitas dan relasi yang dimiliki oleh setiap orang
tentu dapat dijmanfaatkan sebagai sarana untuk mempromosikan penjualan buku. Penjualan lewat komunitas akan lebih efektif dan efisien sehingga tingkat
keberhasilannya lebih tinggi pada penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya
kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat
menjaga integritas pribadi. Contoh
: Komunitas Arisan, Komunitas Guru, Pelajar, Mahasiswa dll.
B. Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE)
Target
pemasaran untuk dapat menguasai seluruh wilayah nusantara
dalam penetrasi pasar buku, harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka
cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Penerbit Andi telah
mempunya 43 cabang di kota dari Aceh sampai dengan Papua, dengan menempatkan
tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut. Strategi pemasaran buku serangan
darat dapat kelompokkan berdasarkan target pasar yang dituju, antara lain:
1. Toko Buku
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan
mempunyai mesin percetakan sendiri, sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di
Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka kita perlu pemetaan jenis toko buku.
Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko
Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional. Kenapa
kita perlu petakan jenis toko buku tersebut, hal ini dikarenakan tiap jenis
toko buku tersebut mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda.
Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store,
Gunung Agung Books Store dan TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai
sistem transaksi mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan
dengan sistem sentralisasi dan
sebagainya.
Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan
dan mengunakan sistem administasi penjualan per toko. Sedangakan Toko
Tradisional biasanya sistem transaksinya masih manual.
Untuk itu saluran toko buku tersebut di atas masih
dijadikan jalur distribusi oleh para Penerbit buku dengan sistem titip
jual/konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual
putus.
Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam
cara yang perlu dilakukan, antara lain :
Menguasai display buku, supaya
tampilan buku dapat terlihat dan menonjol
Mengadakan promosi di
internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X-Banner
Mengadakan Bedah Buku,
Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
Mengadakan event tematik
sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,
Program TAB, Program TAM, dll)
Dan masih banyak lagi
program promosi di toko buku modern yang dapat dilakukan, kuncinya harus
proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.
Berikut contoh display buku menarik:
2. Direct Selling / Kunjungan Langsung
Strategi
Pemasaran Buku melalui Directselling ini dipetakan berdasarkan jenis kategori
buku yang diterbitkan. Jenis kategori buku penjualan lewat Directselling ini
dibagi menjadi beberapa target pasar yaitu :
a) Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk
jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).
b) Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah
c) Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan
umum
Melalui pemetaan jenis kategori tersebut diatas maka Andi Offset sebagai Industri
Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual
(Sales).
Tugas Tenaga
Penjual / sales tersebut kita beri tanggungjawab terhadap
target sesuai maping areanya masing-masing dalam hal :
a) Kunjungan langsung ke tiap sekolah
b) Kunjungan langsung ke setiap kampus
c) Kunjungan langsung ke setiap Perpustakaan sekolah, Perpus Kampus, Perpustaan
Daerah dll.
Melaui kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun
hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan, dll.
Sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.
Pada
kunjungan langsung tim marketing, atau tim sales house bertemu dengan Kepala
Sekolah, Wakil Kepala bidang Kurikulum, atau Koordinator Perpustaan, jika di
kampus dapat bertemu dengan para Dosen, Dekan, Kepala Prodi dan Kepala
Perpustakaan. Hal ini untuk pendekatan secara personal sehingga dapat
bermanfaat langsung.
3. Melakukan Event – Event
Aktife dalam melakukan event-event seperti event Pameran buku, dalam seminar,
workshop, Tryout, dan sebagainya. Selama
event berlangsung dapat dilakukan promosi produk dan display buku, sehingga
dapat terjadi transaksi secara langsung dengan konsumen.
Pantun penutup dari Narasumber.
Manis kehidupan adalah
rupa ujian
Hatilah yang harus selalu
sadar menempatkan.
Jenis tulisan adalah cara
penyampaian.
Pilihlah yang membuatmu
merasa nyaman
Mengais pinta kadang
terasa naif.
Memelas ampunan sering
hanya saat diuji saja.
Menulis adalah tindakan
kreatif.
Kreativitas adalah proses
panjang bak menempa baja.
Semangat membukukan karya terbaik
untuk siap bersinar kelak pada saatnya. Perlu strategi dan kreatifitas agar,
naskah kita dapat diterbitkan. Salah satunya adalah menuliskan judul yang viral
dan ngetrend yang dapat diakses melalui google trend. Beberapa jenis buku yang
paling diminati oleh masyarakat adalah Novel, Fiksi, Pengembangan Diri,
Motivasi, Cerita, Buku Anak, Religi.
Menepis
raga yang terkoyak kerja
Menepis
derita akan hati yang tak damai
Menjemput
mimpi dengan usaha
Bermodal
kerja keras dan Ridho Ilahi
Sekian
dan Terimaksih. Mohon saran dan kritik, dengan meninggalkan jejak. Semoga
sukses ..salam Literasi..