Resume Ke : 8
Gelombang : 28
Tanggal : 25 Januari 2023
Tema : Komitmen Menulis di Blog
Narasumber : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si.
Moderator : Sigid PN, SH.
“ Orang hebat adalah mereka yang menjadikan
dirinya menjadi pribadi yang produktif”
Dedi Dwigatama
Sambil mengernyitkan
dahi ku coba berfikir, “selama aku hidup sekian tahun apa yang sudah aku
lakukan”, gumamku. Semua lelah, pengorbanan, kerja keras, perjuangan, air mata,
rasa suka sirna begitu saja tanpa jejak sebagai memori sendu bagiku. Ribuan
cerita dalam kisah hidup ku mungkin bisa menjadi buku, sebagai sesalku untuk kenangan
minimal bagi anakku cucuku.
Narasumber malam ini
luar biasa, beliau adalah seorang bloger terkenal di Indonesia, beliau hampir
menulis sepuluh ribu postingan pada blog wordpressnya. Nama beliau tentu tak
asing, pada mesin pencarian internet berasa di posisi teratas, bukti bahwa
karya nya di media digital memberikan pengaruh besar. Kini, jaman sudah berubah
karena perkembangan digital dan teknologi tidak lagi melulu kertas atau buku.
Setiap orang mencari informasi, mengaprekpresikan diri , mengungkapkan ide dan
pemikiran melalui media digital. Maka, tak heran jika beliau mendapatkan keajaiban,
kenikmatan dengan jalan-jalan ke luar negeri secara gratis maupun sebagai pembicara
di berbagai pelosok nusantara itu merupakan berkah dari ketekunan beliau
menulis di blog.
Di sisi lain data menunujukkan bahwa jumlah guru di
Indonesia saat ini 3,31 juta, dari sekian banyak guru hanya sedikit yang
memiliki karya. Dahulu kita mengenal adanya guru inti, guru berprestasi, guru
teladan dan saat ini adalah guru penggerak. Bagaimanakah kiprah guru berprestasi
tersebut saat ini? apakah akan dikenal dengan sebutan baru guru penggerak? Apakah
akan berlanjut lama? Sebagaian besar Namanya akan tenggelam seiring berjalannya
waktu, hal ini disebabkan karena sebagian besar guru tidak produktif.
Produktif merupakan
aktivitas yang dapat mendatangkan hasil, memberikan manfaat, memunculkan ide,
komunikasi, mengembangkan diri, efisiensi yang hasilnya dapat berupa buku, tulisan
d blog, cuan dan lain sebagainya. Tetapi pada saat ini, ukuran produktif
sebagai giri sangat sederhana dan minimalis yaitu hanya datang tepat waktu, berseragam
dan mengerjakan perangkat pembelajaran seperti RPP, silabus, promes, prota dan
lain-lain. Apakah kita pernah berfikir, apakah nama kita masih dikenang saat
kita tiada nanti? Ibarat pepatah :
“Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan
belang “
Nah, apa yang akan kamu tinggalkan saat kau tak ada di
dunia ini lagi? Menulis adalah sebagai jejak kita yang abadi dan tak akan
pernah mati. Maka, dokumentasikan setiap momen indah dan berkesan yang kamu rasakan
dan temui. Misal saat di kelas bersama anak-anak, kemajuan prestasi belajar anak,
kreatifitas anak, kebaranian anak dan lain sebagainya. Tulis dan dokumentasikan
dengan foto atau video unggah dalam berbagai media sosial youtube, tik tok, Instagram,
maupun blog. Mungkin saat ini tulisan bagimu tidak ada artinya karena terlalu
sederhana, tetapi kita tidak tau nanti ke depan bisa jadi 10 tahun akan datang akan
sangat berguna bagi orang lain.
Berikut adalah
tips dari Pak Dedi untuk terus berkomitmen dalam menulis blog :
1.
Menentukan tujuan
2.
Menulislah dengan percaya diri,
3.
Memulai tulisan dengan membuat outline agar tidak
keluar dari tema dan berkembang
4.
Jadikan menulis sebagai kebutuhan seperti makan
dan minum
5.
Ikutilah komunitas kelas menulis untuk memelihara
semangat dan menambah ilmu
6.
Ikutlah organisasi untuk mencari networking
yang lebih luas
7.
Selesaikan tulisan dan publish
8.
TIdak ada tulisan yang sia-sia, semua akan
menemui pembaca pada saatnya
Mendengar motivasi
dari Pak Dedi, menjadi semakin terpacu diri ini untuk terus menulis setiap hari
agar hidup kita berarti. Semoga saya dan semua guru yang lain dapat mengikuti langkah
jejak beliau untuk menjadi penulis pada level ahli pada bidangnya masing-masing
agar berguna bagi negeri pertiwi. Tiada hari tanpa menulis, jadikan sebagai
candu untuk terus berkarya, untuk mengabadikan setiap kisah berharga dalam
hidup dan untuk memberikan inspirasi. Semoga dengan melalui tulisan sederhana
ini bisa sebagai ladang amal penulis dan membawa kebaikan untuk pembaca. Secepatnya
kubuka laptop, saya tulis kata demi kata, kalimat demi kalimat dengan senang hati
dan perasaan antusias merangkai kata yang menarik dan mudah untuk difahami. Tak
terasa tengah malam pun tiba, tulisan ku pun selesai walaupun masih
terseok-seok memilih diksi yang apik namun semangat menulis ini tak akan pernah
padam. Semoga sukses…Salam Literasi…

Wah, kayaknya harus bekerja keras ini.
BalasHapusBy. Kang Khasan.