Selasa, 31 Januari 2023

Kehabisan Ide Menulis? Yuk Simak Tips Mengatasi Writers Block


 Nara Sumber  : Ditta Widya Utami, S.Pd.Gr.

  Moderator      : Raliyanti, S.Pd., M.Pd

 Tema               : Mengatasi Writer's Block

 Hari                  : Senin, 23 Januari 2023

 Resume           : 7

"Menulis merangsang pemikiran, jadi jika kamu tidak bisa memikirkan sesuatu untuk ditulis, tetaplah mencoba untuk menulis." (Barbara)

 

                Kala rintik hujan terus-menerus memborbardir bumi pertiwi, saat itu juga pikiran terasa kalut tak menentu. Tak terasa sudah 1 jam jemari tangan membolak-balik buku, ide satu pun tak kunjung tertuju. Entah sampai kapan, tiba-tiba otak ini buntu tak tau harus menggoreskan aksara yang bermutu. Tangan terasa kaku bagai es tak bisa bergerak lagi menyalurkan luapan emosi, pikiran dan ide yang biasanya mengalir tanpa jeda. Apa mungkin saya sedang terkena penyakit? Penyakit hati, pikiran atau apa kah ini? viruskah? Virus apakah gerangan? Apakah Virus cinta asmara? Ah…  tidak mungkin, kecuali kalau ada yang berharap kepadaku, seorang ibu yang beranak satu ini… Ku bidik layar HP, ternyata jadwal KBMN malam ini adalah  Trik Mencegah Virus Writers Block. Hah,….apa itu Writers Block, gumamku penuh penasaran. Cepat-cepat ku siapkan catatan dan alat tulis untuk menyimak dengan fokus materi yang disampaikan oleh narasumber malam ini. Tak lupa sedikit camilan dan teh hangat yang selalu setia menemaniku untuk mengobati rasa dingin yang menyerbu.

                Kelas malam ini, di buka dengan oleh Om Jay dengan kalimat yang semakin memicu semangat “ siapa yang fokus pasti akan lulus” hanya dengan fokus, kerja keras dan terus belajar maka impian kita akan terwujud. “Di dalam kesulitan itu pasti ada kemudahan, namun sebaliknya di dalam kemudahan itu justru ada kesulitan”. Fasilitas dan kemudahan yang diberikan oleh Om Jay dan Tim Solid dengan terbentuknya KBMN beserta mentor yang siap membantu jangan samapai membuat kita terlena.  Jangan sampai terbuang sia-sia kesempatan emas ini, sebagai ladang untuk belajar mencari ilmu sebanyak mungkin dan tentu saja eksekusi untuk mempraktekkannya, mengupgrade kemampuan menulis untuk mewujudkan impian penulis yaitu mahkota buku. Kembali semangat ini tersulut dengan kata motivasi dari Om Jay, “Tak ada penulis yang malas membaca, Membaca lah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”. Banyak membaca akan membuat anda keliling dunia. Banyak ilmu dan pengetahuan anda dapatkan. Banyak pengalaman orang lain bisa anda tiru dan kemudian anda amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Huh,….meleleh sudah hati ini, mendengar wejangan dari beliau. Terimkasih Om Jay dan Tim Solid yang begitu besar jasanya untuk negeri ini melalui tulisan.

Narasumber malam ini cukup berbeda seorang ibu muda, cantik, cerdas, memiliki banyak buah karya, bertalenta dan berprestasi. Beliau adalah Ibu Ditta Widya Utamai S.Pd,Gr seorang guru IPA di SMPN 1 Cipeundeuy, Subang, Jawa Barat. Beliau membuka dengan kalimat, “Siapa pun yang ingin menjadi penulis andal, maka harus mau berproses”. Tentu tidak bisa secara instan, harus memiliki jam terbang yang tinggi untuk terus melatih kemampuan menulis. Berikut adalah profil lengkap bu Ditta :

https://dittawidyautami.blogspot.com atau https://www.kompasiana.com/ditta13718.

                Sebelum menjelaskan apa itu Writers Blog, beliau menceritakan mengenai awal mula menyukai dunia tulis menulis, siapa sangka beliau sejak dini sudah suka membaca cerita anak-anak. Setelah masuk SD beliau mulai tertarik dengan dan mencoba untuk menulis, walapun dari hal sederhana yaitu menulis diary. Konsistensinya dalam hal menulis diary membuatnya semakin terlatih dalam menyusun diksi, kata menjadi kalimat, dan kalimat menjadi paragraf yang enak untuk dibaca. Ketika di SMP, beliau memberanikan diri untuk berkarya dengan berkali-kali mengirimkan tulisan ke mading sekolah. Hingga suatu saat pernah menulis cerita di buku tulis yang dibaca secara bergilir oleh rekan-rekannya. Bakat beliau dalam hal menulis disadari oleh salah satu gurunya, sehingga di bawah bimbingan guru Bahasa Inggris, bu Ditta disarankan untuk menulis diary dalam bahasa Inggris. Beliau merasa tertantang menulisnya walaupun tulisannya tidak memiliki struktur, tetapi dengan menulis bebas seperti itu Bu Ditta sudah dapat bercerita hingga selesai, minimal dapat menambah kosa katanya. Ternyata kegiatan menulis diary ini berlanjut hingga bangku SMA, bahkan beberapa teman dekat berceloteh tulisannya sudah seperti novel.

                  Setiap manusia dalam menjalani hidup ini pasti memiliki sebuah kisah, senang, sedih, pilu, mengecewakan, marah, malu, dan berbagai luapan emosi yang lain. Luapan emosi tersebut perlu di tangani dengan tepat, secara cerdas mampu mengolah dan mengarahkan kepada hal-hal yang positif maka akan memberkan dampak yang besar. Tetapi sebaliknya, akan sangat berbahasa jika tidak cerdas dalam mengolah emosi yang meletup-letup. Ibarat membawa pisau tajam akan digunakan utuk apa, hal positif atau negatif tergantung cara mensikapinya. Salah satu terapi untuk mengolah emosi tersebut dengan menghasilkan karya yang produktif dan memberikan dampak bagi orang lain adalah dengan menulis. Ternyata kegiatan menulis bisa menjadi self healing yang baik, beberapa psikologpun juga menyarankan kepada para pasiennya untuk menulis sebagai salah satu cara mengatasi depresi.

 Beragam manfaat dari menulis yang sudah tidak diragukan lagi. Beliau juga bercerita, sejak menekuni dunia tulis menulis saat masih kuliah bu Ditta membuat Buku Petualangan Kimia bersama rekannya untuk diikutsertakan dalam Lomba Kreativitas Mahasiswa Jurusan, dan Alhamdulillah meraih juara kedua. Masih bersama teman-teman kuliahnya berhasil membuat proposal dana hibbah untuk Asosiasi Profesi dari Dikti dan bisa cair sebesar 40 juta pada tahun 2009-2010, sungguh nominal yang sangat besar untuk saat itu.

Awal masuk dunia kerja, beliau cukup vakum menulis. Mengajar di boarding school dengan aktivitas yang padat membuat beliau mengambil jeda sejenak dalam dunia kepenulisan. Hingga akhirnya di awal masa pandemi, beliau mengikuti kelas menulis bersama PGRI dan masuk di angkatan ke-7. Berawal  dari mendapat arahan untuk membuat resume, beliau  kemudian kembali aktif menulis di blog dan berkesempatan menulis bersama Prof. Ekoji. Alhamdulillah menjadi 1 di antara 9 orang (angkatan pertama tantangan Prof. Ekoji) yang bukunya terbit di penerbit mayor. Karena terbiasa menulis, beliau bisa menyelesaikan esai di seleksi Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 dan lulus dan saat ini sedang bertugas lagi di Angkatan 6.

Sebenarnya apa sih motivasi menulis itu ? Ada yang menulis karena kebutuhan, hobi,  tuntutan profesi, dan ingin terkenal lewat tulisan, berprestasi lain sebagainya. Apa pun alasannya, aktivitas menulis memang tidak bisa lepas dari kita sebagai makhluk yang berbudaya dan berbahasa. Menulis memiliki makna yang cukup luas, tentu hampir semua orang mengetahui manfaat menulis. Beliau menyampaikan menulis merupakan kata kerja yang menghasilkan beragam karya. Oleh karena itu tak hanya jurnalis, cerpenis, novelis, atau blogger, namun ada juga copywriter yang bertujuan mengajak orang untuk membeli produk, content writer yang bertugas membuat tulisan profesional di website, script writer penulis naskah film/sinetron, ghost writer, techincal writer, hingga UX writer, dan lain-lain.

Faktanya, penulis-penulis tersebut masih bisa terserang virus WB alias Writer's Block. Tak peduli tua atau muda, profesional atau belum, WB bisa menyerang siapa pun yang masuk dalam dunia kepenulisan. Oleh karena itu, penting bagi seorang penulis untuk mengenali WB dan cara mengatasinya. WB ini bisa menjangkit dalam hitungan detik, menit, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan. Tergantung seberapa cepat kita menyadari dan mengatasinya.


 

            Sederhananya, WB adalah kondisi dimana kita mengalami kebuntuan menulis. Tidak lagi produktif atau berkurang kemampuan menulisnya. Hal ini dapat menjangkit walau disadari atau pun tidak. Istilah writer's block sebenarnya sudah ada sejak tahun 1940 an, diperkenalkan pertama kali oleh Edmund Bergler, seorang psikoanalis di Amerika. Berkaca dari pengalaman, WB ini dapat terjadi berulang untuk menginfeksi penulis. Itulah sebabnya beliau sebut WB ini sebagai "virus" yang sesekali dapat aktif kembali apabila kondisinya memungkinkan. Ibarat penyakit, tentu akan lebih mudah disembuhkan bila kita mengetahui faktor penyebabnya, maka perlu sekali penulis harus mengenali faktor penyebabnya.

                Menurut Bu Ditta menyampaikan beberapa hal yang dapat mengakibatkan virus WB menjangkiti penulis :

1.       Mencoba metode/topik baru dalam menulis

Sebenanya dapat menjadi penyebab sekaligus obat untuk WB. Sebagai contoh apabila seseorang yang awalnya senang menulis cerpen atau puisi, kemudian tiba-tiba harus menulis KTI yang memiliki struktur dan metode penulisan yang berbeda. jika tidak segera beradaptasi, mengakibatkan kita dapat terserang WB. Sebaliknya, dapat menjadi obat WB pada penyebab faktor 2 dan 3 yaitu stress, lelah fisik dan mental.  

2.       Stress

Dalam Kamus Psikologi, stres diartikan sebagai tekanan, ketegangan, tekanan batin, tegangan dan konflik. Sedangkan

3.       Lelah fisik / mental

Merupakan akibat dari aktivitas harian yang padat dan juga dapat memicu stress. Pada akhirnya kita mengalami gejala yang sering kita temui yaitu jenuh dan suntuk itulah tanda kita terserang WB. 

4.       Terlalu perfeksionis

Berfikir perfeksionis terhadap tulisan kita, akan menambah beban pikiran karena selalu merasa kurang terhadap tulisan yang dibuat.

Ibu Ditta juga menyampaikan solusi untuk mengatasi writer's blok antara lain : 

a.       Mempelajari dan mencoba hal-hal baru dalam menulis

b.       Rehat sejenak dan melakukan hal yang disukai untuk refreshing.

c.     Membaca buku-buku ringan sebagai cemilan otak sekaligus juga sebagai refreshing dan bermanfaat untuk menambah kosa kata dalam mengatasi WB.

d.       Free writing atau menulis bebas, dengan mencurahkan segala ide dan pemikiran dituangkan secara bebas tanpa langsung diedit.

 

Alhamdulilah aku bersyukur mendapatkan ilmu sebagi peningkatan kualitas diri melalui tulisan, gumamku. Jadi teringat sosok bunda Kanjeng beliau mengatakan “Jadikan profesi menulis sebagai passionmu”, menjadi manusia yang bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi membuat hidup kita menjadi sungguh berarti. Membuat hidup kita menjadi semakin hidup, dan hidup.Membuat hidup kita menjadi berharga dan bahagia. Menulis dan terus menulislah maka buktikan apa yang terjadi. Semoga Sukses…Salam Literasi..

   Goresan pena terukir indah dalam memori setiap insan

  Bak ribuan berlian terhampar luas berkilauan

   Sebagai oase  kesejukan gersangnya pasir terbentang

   Di malam kelas KBMN yang paling disayang

 

 

 

 

Sabtu, 28 Januari 2023

Yuk Menulis, Mudah Aja!!

 






Resume                 : 9

Gelombang           : 28

Tanggal                 : 27 Januari 2023

Tema                     :  Menulis itu Mudah

Narasumber         :  Prof. Dr. Ngainum Naim, M. Si.

Moderator             : Lely Suryani, S. Pd.SD

 "Setiap penulis akan mati, hanya karyanyalah yang abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakan dirimu di akhirat nanti"    (Ali Bin Abi Thalib

Ku terdiam lama…di depan meja laptop. seperti biasa merenung, berfikir sambal mengernyitkan dahi, melihat di tiap sudut atas atap berharap ada ide yang melayang hinggap di kepala. Malam itu terasa dingin ditemani rintikan hujan yang syahdu sesekali teringat memori masa lalu yang sendu. Kembali ku tatap mega dekat pintu yang langsung balkon lantai atas gelap gulita menyelimuti seperti pikiran ini yang masih tak kunjung menemui idenya. Sambil ku rasakan secangkir teh hangat dan kudapan seadanya di samping mejaku, tak terasa sudah tak bersisa. Hingga hangatnya teh mulai menguap seperti asaku untuk menulis. Ku tengok layer HP, ternyata malam ini ada KBMN tidak sadar jika hari ini ada jadwal. Tema yang cukup menarik Menulis itu mudah, “Wah senasib dengan apa yang aku alami sekarang”, gumamku.

KBMN malam ini di moderatori oleh Lely Suryani S.Pd.SD beliau membuka kelas dengan motivasi sebagi penulis harus memegang teguh komitmen dan konsisten untuk terus menulis agar tercapai perubahan yang positif pada dirinya. Mengingatkan saya selalu pada mantra Om Jay, Menulislah setiap hari maka buktikan apa yang terjadi. Memberikan kebermanfaatan kepada orang lain, pasti akan memberikan dampak yang baik untuk diri kita sendirri.

Narasumber kita adalah Prof Dr. Ngainun Naim beliau merupakan dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri. Beliau menyampaikan tidak menjelaskan secara teoritis menulis itu mudah atau sulit melainkan mengajak peseta KBMN untuk menulis. Bisa karena terbiasa, senada yang diungkapkan Prof Ainun, semua ilmu baru yang dipelajari pasti akan terasa sulit. Seperti  saat kita kecil belajar naik sepeda, langsung praktek walupun hanya di beritahu sedikit.oleh orang tuanya. Alhasil, karena sering berlatih dan berlatih tak terasa bisa menaiki sepeda walupun masih kaku lambat laun naik sepeda dengan satu tangan pun tak terasa.

Beliau mengawali dengan menyampaikan tulisan sederhana sebagai berikut :

a.       Tulisan pertama berjudul “Suatu Sore di Bulan Ramdhan”, beliau bercerita tentang aktivitas ngabuburit menjelang berbuka puasa suasana di alun-alun trenggalek yang sarat akan makna dengan diksi yang menarik. Penasaran bagaimana pengin melihat tulisan beliau seperti apa? Yuk simak selengkapnya pada link berikut : https://ngainun-naim.blogspot.com/2016/06/suatu-sore-di-bulan-ramadhan.html.

b.       Tulisan kedua berjudul “Dari WA ke Dunia Nyata”, pada tulisan tersebut mengisahkan tentang awal mula persahabatan prof Ngainun melalui kiriman WA yang belum begitu dikenal.  Beliau diminta untuk memberikan komentar dari buku yang diterbitkan Mas Mommy yang dpertemukan pada forum webinar yang diadakan oleh Irwan Abdullah Scholar (IAS). Berikut cerita lengkapnya : https://www.spirit-literasi.id/2022/12/dari-wa-ke-dunia-nyata.html.     

Berikut adalah beberapa hal yang harus diketahui sebagai kunci menulis itu mudah menurut Prof Ngainun antara lain :

1.       Menulislah dari hal-hal sederhana dari yang kita alami

Pengalaman hidup sehari-hari itu sebagai sumber tulisan yang subur. Kita akan mudah menuliskannya karena kita menceritakan apa yang kita alami. Jangan pernah takut salah atau jelek, tetapi miliki prinsip, takutlah jika tidak menulis. Maka menulislah dari hal-hal kecil yang engkau mampu.

2.       Jangan menulis sambal dibaca kemudian diedit

Hal ini sebagai hambatan psikologis dalam menuangkan pikiran dan ide, maka tuliskan saja secara bebas tanpa harus dibaca terlebih dahulu. Setelah selesai menulis, tinggalkan dahulu dapat simpan di computer, jangan langsung dibaca. Istirahatkan sebentar untuk mencari suasana psikologis yang berbeda. Kemudian cermati kalimat demi kalimat, dapat di edit dengan menambhakan ide lain atau memperbaiki jika ada typo. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita, karena tulisan kita adalah jejak kita.

3.       Menulis mengenai perjalanan / rekreasi

Perjalanan ke suatu kota tertentu, rekreasi Bersama keluarga atau teman kantor dapat dijadikan bahan yang mudah untuk ditulis karena kita sendiriyang mengalami dan merasakannya.

4.       Menulislah secara ngemil

Prof ngainun menyampaikan bahwa menulis dapat dilakukan sedikit demi sedikit tidak harus langsung selesai setiap sekali menulis. Prof. Ngainun menceritakan pengalamannya untuk istiqomah menulis setiap hari di sela-sela kesibukannya. Beliau berkomitmen dalam menulis untuk blog atau Kompasiana menargetkan 3-5 paragraf.  Sedangkan untuk artikel jurnal beliau menargetkan 1 paragraf. Sampai di kantor beliau juga mengungkapkan melanjutkan menulis di blog.

 

Beliau juga berbagi tips mengenai syarat dan ketentuan tulisan dapat dimuat di jurnal antara lain :

a.       https://www.spirit-literasi.id/2022/09/penyebab-penolakan-artikel-jurnal.html

b.       https://www.spirit-literasi.id/2022/09/dari-lima-belas-menit-hingga-lima-belas.html

c.       https://www.spririt-literasi.id/2020/09/kunjungi-jurnal-tujuan,html.

 

Beliau juga menyampaikan bebrapa sumber referensi online anatara lain :

a.       https://scholar.google.co.id/

b.       https://www.mendeley.com/

c.       https://www.academia.edu/

 

Tak terasa KBMN telah usai saat hujan pun berhenti menumpahkan deraian luapan emosi semangat menulis itu mudah. Bersamaan dengan tidak tertahankan lagi bendungan keinginan untuk terus menulis agar tulisan – tulisan kita nanti dapat berarti bagi negeri ini. Pesan beliau untuk terus menulis apapun yang disukai, dialami dan hal-hal yang berarti sesaui kemampuan. Musuh terbesar menulis adalaH diri kita sendiri, maka teruslah menulis . Karena kualitas tulisan kita meningkat dengan terus berlatih.

Ku coba memkasa diri ini menulis walau terseok-seok dengan Bahasa dan diksi yang belepotan tetapi satu hal yang saya yakini adalah usaha tidak akan mengkhianati hasil. Semoga sukses … Salam Literasi.

 

 

                                                                                    Pahitnya Buah mengkudu

Tentu buah jeruk lebih manis

Ayuk melawan dirimu

                                                                                                Dari 1001 alasan tuk tak menulis


Jumat, 27 Januari 2023

Ingin Menjadi Penulis Buku Mayor? Ini kuncinya

 


Tema                   : Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu

Tanggal               : 20 Januari 2023              

Narasumber        Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A

Moderator          :  Aam Nurhasanah S.Pd

Judul                   Ingin Menjadi Penulis Buku Mayor? Ini kuncinya

Resume               : 6


Gemericik air hujan di pelataran rumah terdengar merdu bagaikan simfoni musik alami seirama sahutan katak yang bernyanyi membelah kesunyiaan malam. Ku seruput teh hangat, dan camilan pisang goring untuk menghangatkan badann yang terasa dingin menyelimuti tubuh.  Seakan tak sabar mendengarkan narasumber hebat yang selalu menginspirasi membuat diri ini semakin tak mengerti jauh dari kompetensi para pemateri. Materi malam ini begitu berbeda dan spesial membuat raga, otak dan mata segera terurus fokus bergabung untuk ambil bagian. Salah satu tema yang membuat merinding bulu kuduk dengan narasumber yang sangat berprestasi di bidangnya. Ku nantikan penuh suka cita, penasaran dan antusias, tetapi terrasa penuh keraguan untuk mengikutiya. Beragam pertanyaan hinggap dikepala seakan melemahkan tekad dan mengikat langkah untuk menyurutkan  motivasi ditambah lagi mata sedang tidak normal. Tema KBMN kali ini adalah Menulis Buku Mayor dalam dua minggu dengan narasumber yang luar biasa istimewanya yaitu Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A.  Beliau merupakan pakar teknologi informatika asal dan sebagai tokoh pendidikan yang hingga saat ini masih menjabat Rektor Universitas Pradita, narasumber yang aktif di berbagai seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri. Hingga saat ini tercatat sebagai salah satu anggota Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia dan menjadi Ketua Smart Learning and Character Center (PSLCC) yang berperan melakukan pengembangan profesi guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi dan informasi.

            Sapaan yang lebih akrab dengan panggilan Prof Ekoji ini lahir pada tanggal lahir 24 Januari 1969, memperoleh beberapa penghargaan diantaranya penerima penghargaan untuk program prestasi kepemimpinan bidang keamanan informasi Asia-Pasifik, Lifetime Achievement Award kategori invividu dan Cendekia Cipta Pradana dari Pengurus besar PGRI. Beliau juga telah mengenyam pendidikan sarjana hingga menerima gelar insinyur dengan predikat cumlaude dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Indonesia dan Master of Applied Computer Science dari Harvard University (Amerika Serikat), menempuh studi di Maastricht School of Management (Belanda), Leicester University (Inggris), STIKOM London School of Public Relations (Indonesia), dan menerima gelar Master of Information Technology di Swiss-German University (Indonesia). Gelar Doctor of Bussiness Administration diperoleh dari the University of the City of Manila (Filipina) dan The University of Information Technology and Management (Polandia). Ia dikukuhkan sebagai guru besar bidang Komputer di Perbanas Institute, Pada tahun 2021, menyelesaikan studi Doktor Teknologi Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta.

(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit ).

 

Pengalaman Menulis

Nama beliau sudah tidak asing lagi di mesin pencarian Google, sebagai trendsetter beliau adalah penulis yang idealis karena lebih berorientasi pada kebermanfaatan orang lain dengan ratusan karya yang sudah beliau hasilkan dengan judul yang spektakuler dibandingkan materialistis, sungguh mulia sekali semoga menjadi ladang amal kebaikan beliau. Beliau juga menyampaikan pengalamannya menjadi penulis yaitu penulis buku mayor yang karyanya diterbitkan oleh penerbit nasional. Hingga saat ini, beliau sudah menulis kurang lebih 121 buku mayor telah terbit setelah selesai kuliah, dan 623 artikel dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Beliau senang menulis semenjak duduk dibangku Sekolah Dasar, tulisan pertama diterbitkan majalah ketika SMP.

 

Alasan senang menulis

Alasan beliau senang menulis adalah karena ingin berbagi pemikiran, ide ,gagasan, dan cerita kepada orang lain, dan pada akhirnya menjadi ketagihan menulis. Beliau merasakan bahwa semakin banyak membaca buku dan menonton televisi (dahulu belum ada internet), semakin tinggi keinginan untuk menulis. Buku mayor pertama beliau terbit di tahun 2000, dua tahun setelah krisis dan reformasi. Sepuluh buku pertama berisi bunga rampai, setiap buku terdiri dari 50 artikel, dan setiap artikel berisi ringkasan satu topik yang sedang menjadi trend pada saat itu. Beliau sendiri tidak menduga ketika begitu banyak orang yeng membelinya, sampai akhirnya semakin menjadi ketagihan menulis.

            Hal lain yang menjadi motivasi untuk terus menulis beliau lebih besar adalah karena banyaknya SMS (dahulu belum ada WA) yang masuk ke nomor hp, mengucapkan terima kasih atas buku yang beliau buat. Tentu saja hal tersebut membesarkan hatinya dan beliau merasa hidup berguna untuk orang lain. Begitulah beliau menganggap penting menulis nomor HP di setiap buku yang ditulis.

            Pada masa awal pandemi pada tanggal 16 Maret 2020 semua guru dan siswa harus belajar dari rumah beliau memutuskan untuk menjadi youtuber. Setiap hari membuat satu youtube yang isinya hal-hal berkaitan dengan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ yang saat itu menjadi pembicaraan nasional. Beliau membuat youtube dengan judul yang tidak biasa, seperti gamification, flipped classroom, collaborative learning, metaverse, IOT, big data, dan lain sebagainya.

Awal mula mengajak guru-guru menulis

Berawal dari saat Oom Jay mengajak beliau untuk mengajarkan guru-guru untuk menulis, akhirnya beliau tergerak untuk bereksperimen dengan cara meminta setiap guru untuk membuka youtube EKOJI CHANNEL. Setiap guru diminta untuk menuliskan apapun yang beliau katakan di youtube tersebut dengan memberikan tambahan referensi untuk memperkaya konten. Alhasil, dari 30 guru yang berniat bergabung, 19 buku diterbitkan dan dari 19 buku tersebut, satu buku terpilih menjadi Buku Terbaik Nasional versi Perpusnas untuk kategori PJJ dan hingga saat ini, sudah lebih dari 60 buku guru-guru hebat yang berhasil diterbitkan oleh Penerbit Andi Offset Yogyakarta.

Ajakan dan Tantangan

Prof. Ekoji mengajak guru-guru yang tertarik dan memiliki mimipi karyanya terpajang di toko buku untuk bergabung dalam batch Januari Berseri yang nanti akan menjadi workshop mingguan membuat buku mayor. Kemudian beliau memberikan teknisnya dengan memberi sebuah tema, dengan bimbingan beliau dan bu Aam para peserta diminta mendalami tema tersebut. Tujuan workshop menulis ini adalah agar guru-guru bisa menulis Buku bukan sekedar tahu caranya menulis buku.Pesan beliau yang menarik  bagi saya adalah Belajar ketika berkarya bukan Belajar dulu Baru Berkarya. 

Wejangan Prof Ekoji untuk menjadi penulis buku mayor

a.       Peserta harus memiliki niat yang serius untuk menulis

b.      Mengikuti kebutuhan pasar, karena kita menulis bukan untuk diri sendiri, tapi untuk orang lain

c.       Judul buku yang dipilih harus menyesuaikan dengan kriteria penerbit mayor maka carilah judul yang anti mainstream.

Contoh judul yang direkomendasikan untuk penulis guru yang banyak dibutuhkan sekolah-sekolah jaman sekarang: Classroom Design and Management, Community Based Learning, Computer-Based Assessment, Competency-Based Learning, Computer-Adaptive Assessment, The 21st Century Learning Skills.

Berikut adalah link yang diberikan beliau untuk mencari tema yang menarik bagi penerbit :

https://www.youtube.com/watch?v=17v72RUhZIY

 

d.      Cara berfikir dimulai dari hal-hal yang sederhana

e.       Membuat ouline atau daftar isi

f.        Jangan menuliskan sesuatu yang kita tidak mengerti dan tidak ada sumber referensinya.

g.      Berjalan bersama, bukan sekedar berdiskusi.

h.      Eksekusi terlebih dahulu, kemudian berdiskusi jika terdapat hambatan.

i.        Tulisan berkualitas dan dipercaya penerbit mayor syaratnya isi atau konten menarik dan disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tak terasa teh dalam mug putih kesayangan, bergambar foto anak saya dan teman-temannya saat TK suda dingin dan mengering. Senada dengan hati ini yang sudah hampa kering harapan untuk bisa ikut bergabung dengan Prof Ekoji. Apa daya karena terlambat mendaftar, saya berfikir masih diberikan kuota. Alhasil mimipi saya untuk melihat buku mayor saya terpajang di rak Gramedia pupus sudah, tak terasa air mata sudah membahsahi pipi. Semoga Alloh masih memberikan saya kesempatan untuk ditakdirkan kembali bertemu dengan Prog Ekoji untuk menulis buku mayor. Mimpi ini akan terus saya ukir dalam hati, akan saya patri sedalam mungkin dalam pikiran dan ingatan, akan saya pupuk selalu semangat yang membara menulis buku mayor. Semoga sukses… Salam Literasi

 

“Hari-hari menanti kebahagiaan diri

Menjadi manusia berarti dambaan para insani

Segalanya butuh Ilmu berkah dari Ilahi Robbi

Semoga dapat meningkat kualitas diri ini ”


Selasa, 24 Januari 2023

Ngeblog Asyik Jadikan Media Belajar Anak Didik

 


Tema                   :Blog sebagai Media Pembelajaran

Tanggal               : 18 Januari 2023              

Narasumber        :Dail Ma’ruf M.Pd

Moderator          : Purbaniasita S.Pd

Judul                   :Ngeblog Asyik Jadikan Media Belajar Anak Didik

Resume               : 5 

                خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni).

Seperti yang terkandung dalam hadist di atas bahwa menjadi manusia yang bermanfaat membuat hidup kita menadi bermakna dan berarti. Apakah selama hidup pernah merasakan membantu orang lain? Apa yang dirasakan setelahnya, melihat orang lain tersenyum dan tergambar kelegaan hati pada raut wajahnya. Tentu ada kebahagiaan sendiri, hidup kita bermanfaat. Sayapun juga merasakan kebahagiaan tersendiri setiap kali selesai mengajar,dimana anak didik saya menanggapi dan menjawab dengan benar terlihat dari wajahnya yang tenang karena faham. Membantu orang lain tentu beragam wujudnya, mulai dari pemikiran ,tenaga, materi semua akan sangat berarti bagi peningkatan kualitas hidup seseorang. Tentu ikhtiar kita akan lebih sempurna di mata Allah SWT jika diniatkan tulus karenaNya guna untuk mendapatkan RidhoNya.   

Begitupula dengan seorang guru, yang merupakan garda terdepan dalam bidang pendidikan yang berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa pastilah memiliki pengaruh yang besar. Ketrampilan guru dalam mengajar tidak terlepas dari kreatifitas dan keberanian guru untuk mau dan mampu mengajar dengan strategi diluar zona nyamannya. Tentu saja pemilihan metode, tekhnik, strategi, media pembelajaran dan alat peraga disesuaikan dengan materi dan tujuan pembelajaran. Kondisi kelas yang kondisif, iklim belajar yang berliterasi, keaktifan para peserta didik, dan keingintahuan yang besar menimbulkan kemandiriannya untuk belajar merupakan harapan bagi setiap guru dalam mendidik, mengajar dan membimbing putra putrinya menuju gerbang kesuksesan. Di sisi lain, perkembangan zaman dengan latar belakang peserta didik saat ini di tengah era digitalisasi, memaksa guru untuk menyesuaikan diri dalam proses pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat menjawab tantangan global saat ini adalah penggunaan media blog.Mengapa memilih blog? Mari kita simak ulasan dari narasumber hebat kita.

Kelas KBMN dibuka oleh moderator cantik Bu Purbaniasita S.Pd yang mengawali dengan beberapa pertanyaan pemantik yaitu

1.   Apa sih blog itu ?

2.   Apa kegunaannya ?

3.   Apakah bisa blog digunakan sebagai media pembelajaran ? 

 

 

 

 

 


  Bapak Damar juga bercerita bahwa saat bergabung di KBMN 20 selama 1,5 tahun yang lalu belum memiliki Blog, Tetapi dengan bermodal semangat, beliau meminta arahan OmJay selaku founder KBMN cara membuat Blog. Pesan dari Om Jay jangan pernah minder apalagi putus asa, dengan tekad dan niat belajar,dantahan tekanan insyaAllah terwujud apa yang kita harapkan yaitu menghasikan buku sebagai mahkota penulisnya. Teringat mantra sakti MAN JADDA WAJADA siapa yang bersunguh-sungguh pasti akan sukses atau THERE ARE A WANT THERE ARE A WAY selagi ada kemauan disitu ada jalan.



Blog pada umumnya sama dengan media sosial lainnya seperti FB, IG, Email, Tiktok, dan Youtube yang bisa digunakan untuk hal positif serta manfaat, dinataranya bagi guru adalah dapat dijadikan media pembelajaran yang efektif. Beliau menyatakan bahwa blog merupakan website yang bersifat personal dan beriisi tentang pendapat, gagasan dan informasi yang bersifat pribadi untuk di publikasikan secara global.

 

Berikut adalah 5 bloger terkenal di Indonesia :

1.       Herman Yudiono

Beliau memperoleh gaji 21/bulan dan keuntungan yang lain. Berikut link blognya : hermanyudiono.com



 

2.       Raditya Dika

Buku pertamanya adalah kambing Jantan Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh di tahun 2005. Pernah meraih penghargaan Indonesia Blog Award The Online Inspiring Award di Tahun 2009



 

 

 


                                                                                                                                           

3.       Sugeng Riyadi



 

 

 


4.       Carolina Ratri



5.      Dani Rachmat


 

Di sela-sela kesibukan Pak Damar membuat blog, beliau masih dapat meluangkan waktu untuk menjadi kurator buku diantaranya :

1. Surat Cinta untuk Presiden Jokowi

2. Inspirasi Menulis dan Menerbitkan Buku

3. Mendampingi Murid Meraih Prestasi

4. Buku Guru Hebat Jilid 1,2,3,dan 4

5. Derap Langkahku di Asrama YAPI jilid 1 dan 2

6. Dunia Pondok Pesantren

7. Gairah Menulis Puisi Nusantara

8. The Power Of Writing

9. Puisi Bebas Nusantara

10. Keajaiban Menulis Setiap Hari

Berikut adalah jenis – jenis blog diantaranya:

a.       Blog Pendidikan

b.       Blog Sastra

c.       Blog Pribadi

d.       Blog Bertopik

e.       Blog Kesehatan

f.        Blog Politik

g.       Blog Perjalanan

h.       Blog Riset

i.         Blog Hukum

j.         Blog Media

k.       Blog Agama

l.         Blog Bisnis

 

Beberapa jenis blog tersebut bukan berarti untuk mengkhususkan salah satu jenis blog untuk dijadikan pedoman. Pak Damar memberikan gambaran bahwa berbagai bidang khasanah ilmu dapat dijadikan tulisan di dlam blog. Blog beliau bahkan menganut genre “gado-gado dalam artian menulis sesuka hati dengan tema bebas sesuai dengan hal yang disukai.

Berikut adalah contoh buku Pak Damar dari hasil blog beliau :



Sedangkan Manfaat Blog antara lain

1.       Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru artinya kreativitas dan kegemaran guru dapat disalurkan melalui blog seperti kreativitas dalam menulis, maupun karya-karya lainnya.

2.       Blog dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar,untuk meringankan beban guru seperti meningkatkan belaar murid,memasukan materi pelajaran, tugas siswa, informasi nilai siswa dan lain lain.

3.       Blog dapat meningkatkan minat belajar para siswa. Dengan menggunakan Blog, seorang guru dapat memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Kemudian peserta didik bisa melakukan blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan.

4.       Blog dapat diakses oleh siapapun dibelahan dunia. Setiap orang yang membutuhkan pemikirannya di manapun mereka berada dengan mudah dan murah.

5.       Blog dapat menjadi media silahturahmi. Blog diadikan sebagai sarana untuk bertemu secara langsung dan tidak langsung guna untuk menjalin komunikasi dengan siapapun

 

Berikut adalah bukti penggunaan blog dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri 2 Magelang.



 

Dari data tersebut terlihat bahwa rerata prestasi menulis siswa pada sebelum menggunakan blog yaitu 55,08 mengalami kenaikan nilai 32,00 menjadi 87,08 setelah menggunakan blog.

 

Om Jay menyatakan bahwa manfaat menggunakan Blog antara lain :

1.       Membuktikan bahwa prestasi murid mengalami peningkatan signifikan dengan media Blog Kolaboratif.

2.       Penerapan media Blog dapat diterapkan dalam semua pelajaran.

3.       Dapat diterapkan dalam jenjang SD hingga PT.

4.       Meningkatkan kemampuan menulis siswa.

5.       Meningkatkan kemampuan literasi siswa

Pemanfaatan Blog sebagai mendia pembelajaran menurut Mayor Nani antara lain:

1.       Ketika mengajar, saya gunakan blog untuk mengirimkan tugas-tugas ke siswa dan saya meminta mereka menjawab di blog mereka dan mengirimkan linknya ke group.

2.       Saya juga memberi tugas ke siswa lain untuk berkunjung ke blog teman-temannya minimal 2 blog.

3.       Saya tidak dapat memaksa mereka untuk visit ke semua blog karena mereka juga mendapatkan banyak pekerjaan rumah dari guru yang berbeda.

Berikut merupakan contoh Blog sebagai media pembelajaran  berikut ini :

·         https://dailalser.blogspot.com/2021/09/perkembangbikan-generatif-pada-tumbuhan.html

·         https://dailalser.blogspot.com/2021/09/mari-belajar-soal-up-ppg-b-ind0-ipa-ips.html

·         https://dailalser.blogspot.com/2021/09/blog-sebgai-sarana-pembelajaran.html

·         https://nani2teacher1navy.wordpress.com/2021/09/18/blog-sebagai-sarana-pembelajaran-2/

·         https://nani2teacher1navy.wordpress.com/2021/09/18/blog-sebagai-sarana-pembelajaran-2/

Tak terasa dinginnymalam mulai membelai lembut kulir merasuk dalam relung. Mata tak lagi membara menyipit pancarkan merah mengurat bola mata. Semoga ilmu yang didapat tak lekang seiring berjalannya waktu. Tetapi semakin menggunung untuk terus dipraktekkan tanpa ragu. Teruslah menulis makan tulisan mu akan menemukan takdirnya bagi pembacanya.


Pasti Buku Terbit hanya di Indie

  Judul                 : Pasti Buku Terbit hanya di Indie Resume            : ke-23 Gelombang      : 28 Hari/ Tanggal    : Rabu, 1 ...