Tema : Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu
Tanggal : 20 Januari 2023
Narasumber :
Moderator : Aam Nurhasanah S.Pd
Judul :
Resume : 6
Gemericik
air hujan di pelataran rumah terdengar merdu bagaikan simfoni musik alami
seirama sahutan katak yang bernyanyi membelah kesunyiaan malam. Ku seruput teh
hangat, dan camilan pisang goring
untuk menghangatkan badann yang terasa dingin menyelimuti tubuh. Seakan
tak sabar mendengarkan narasumber hebat yang selalu menginspirasi membuat diri ini semakin tak mengerti jauh dari kompetensi para pemateri.
Materi malam ini begitu
berbeda dan spesial membuat raga, otak dan mata segera terurus fokus
bergabung untuk ambil bagian. Salah satu tema yang membuat merinding bulu kuduk dengan narasumber yang sangat berprestasi di
bidangnya. Ku nantikan penuh suka cita, penasaran dan antusias, tetapi
terrasa penuh keraguan untuk mengikutiya. Beragam pertanyaan hinggap dikepala seakan
melemahkan tekad dan mengikat langkah
untuk menyurutkan motivasi ditambah lagi mata sedang tidak
normal. Tema KBMN kali ini adalah Menulis Buku Mayor dalam dua minggu dengan narasumber
yang luar biasa istimewanya yaitu Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc.,
M.B.A., M.Phil., M.A. Beliau merupakan pakar
teknologi informatika asal dan sebagai tokoh pendidikan yang hingga saat ini
masih menjabat Rektor Universitas Pradita, narasumber yang aktif di berbagai
seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di
dalam maupun luar negeri.
Hingga saat ini tercatat sebagai salah satu anggota Pengurus Besar
Persatuan Guru Republik Indonesia dan menjadi Ketua Smart Learning and
Character Center (PSLCC) yang berperan melakukan pengembangan profesi guru dan
pendidikan karakter berbasis teknologi dan informasi.
Sapaan
yang lebih akrab dengan panggilan
Prof Ekoji ini lahir pada tanggal lahir 24 Januari 1969, memperoleh beberapa penghargaan diantaranya penerima penghargaan untuk
program prestasi kepemimpinan bidang keamanan informasi Asia-Pasifik, Lifetime Achievement Award kategori
invividu dan Cendekia Cipta Pradana dari Pengurus besar PGRI. Beliau juga telah
mengenyam pendidikan sarjana hingga menerima gelar insinyur dengan predikat
cumlaude dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Indonesia dan
Master of Applied Computer Science dari Harvard University (Amerika Serikat),
menempuh studi di Maastricht School of Management (Belanda), Leicester
University (Inggris), STIKOM London School of Public Relations (Indonesia), dan
menerima gelar Master of Information Technology di Swiss-German University
(Indonesia). Gelar Doctor of Bussiness Administration diperoleh dari the
University of the City of Manila (Filipina) dan The University of Information
Technology and Management (Polandia). Ia dikukuhkan sebagai guru besar bidang
Komputer di Perbanas Institute, Pada tahun 2021, menyelesaikan studi Doktor Teknologi
Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta.
(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit
).
Pengalaman Menulis
Nama beliau sudah tidak asing lagi di mesin pencarian Google, sebagai
trendsetter beliau adalah penulis yang idealis karena lebih berorientasi pada
kebermanfaatan orang lain dengan ratusan karya yang sudah beliau hasilkan
dengan judul yang spektakuler dibandingkan materialistis,
sungguh mulia sekali semoga menjadi ladang amal kebaikan beliau. Beliau juga menyampaikan pengalamannya menjadi penulis
yaitu penulis buku mayor yang karyanya diterbitkan oleh penerbit nasional.
Hingga saat ini, beliau sudah menulis kurang lebih 121 buku mayor telah terbit
setelah selesai kuliah, dan 623 artikel dalam
bahasa Indonesia maupun Inggris. Beliau senang menulis semenjak duduk dibangku Sekolah Dasar, tulisan pertama diterbitkan majalah ketika SMP.
Alasan
senang menulis
Alasan beliau senang menulis adalah karena ingin berbagi pemikiran, ide ,gagasan, dan cerita kepada orang lain, dan pada akhirnya menjadi ketagihan menulis.
Beliau merasakan bahwa semakin banyak
membaca buku dan menonton televisi (dahulu belum ada internet), semakin tinggi keinginan untuk menulis. Buku mayor pertama beliau terbit di tahun 2000, dua
tahun setelah krisis dan reformasi. Sepuluh buku pertama berisi bunga rampai,
setiap buku terdiri dari 50 artikel, dan setiap artikel berisi ringkasan satu
topik yang sedang menjadi trend pada saat itu. Beliau sendiri tidak menduga
ketika begitu banyak orang yeng membelinya, sampai akhirnya semakin menjadi
ketagihan menulis.
Hal lain yang menjadi motivasi untuk
terus menulis beliau lebih besar adalah karena banyaknya SMS (dahulu belum ada
WA) yang masuk ke nomor hp, mengucapkan terima kasih atas buku yang beliau
buat. Tentu saja hal tersebut membesarkan hatinya dan beliau merasa hidup
berguna untuk orang lain. Begitulah beliau menganggap penting menulis nomor HP
di setiap buku yang ditulis.
Pada masa awal pandemi pada tanggal 16 Maret 2020 semua
guru dan siswa harus belajar dari rumah beliau memutuskan untuk menjadi
youtuber. Setiap hari membuat satu youtube yang isinya hal-hal berkaitan dengan
Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ yang saat itu menjadi pembicaraan nasional.
Beliau membuat youtube dengan judul yang tidak biasa, seperti gamification,
flipped classroom, collaborative learning, metaverse, IOT, big data, dan
lain sebagainya.
Awal mula mengajak guru-guru
menulis
Berawal
dari saat Oom Jay mengajak beliau untuk mengajarkan guru-guru untuk menulis, akhirnya
beliau tergerak untuk bereksperimen dengan cara meminta setiap guru untuk
membuka youtube EKOJI CHANNEL. Setiap guru diminta untuk menuliskan apapun yang
beliau katakan di youtube tersebut dengan memberikan tambahan referensi untuk
memperkaya konten. Alhasil, dari 30 guru yang berniat bergabung, 19 buku
diterbitkan dan dari 19 buku tersebut, satu buku terpilih menjadi Buku Terbaik
Nasional versi Perpusnas untuk kategori PJJ dan hingga saat ini, sudah lebih
dari 60 buku guru-guru hebat yang berhasil diterbitkan oleh Penerbit Andi
Offset Yogyakarta.
Ajakan dan Tantangan
Prof.
Ekoji mengajak guru-guru yang tertarik dan memiliki mimipi karyanya terpajang di toko buku untuk bergabung dalam batch Januari Berseri yang nanti akan menjadi workshop mingguan membuat buku mayor. Kemudian beliau memberikan teknisnya dengan
memberi sebuah tema, dengan bimbingan beliau dan bu Aam para peserta diminta
mendalami tema tersebut. Tujuan workshop menulis ini adalah agar guru-guru bisa menulis Buku bukan sekedar tahu caranya menulis buku.Pesan beliau yang menarik bagi saya adalah Belajar ketika berkarya bukan Belajar dulu Baru Berkarya.
Wejangan Prof Ekoji untuk
menjadi penulis buku mayor
a. Peserta
harus memiliki niat yang serius untuk menulis
b. Mengikuti
kebutuhan pasar, karena kita menulis bukan untuk diri sendiri, tapi untuk orang
lain
c. Judul
buku yang dipilih harus menyesuaikan dengan kriteria penerbit mayor maka carilah
judul yang anti mainstream.
Contoh judul yang direkomendasikan untuk
penulis guru yang banyak dibutuhkan sekolah-sekolah jaman sekarang: Classroom
Design and Management, Community Based Learning, Computer-Based Assessment,
Competency-Based Learning, Computer-Adaptive Assessment, The 21st Century
Learning Skills.
Berikut adalah link yang diberikan beliau
untuk mencari tema yang menarik bagi penerbit :
https://www.youtube.com/watch?v=17v72RUhZIY
d.
Cara berfikir dimulai dari hal-hal yang
sederhana
e.
Membuat ouline atau daftar isi
f.
Jangan menuliskan sesuatu yang kita tidak
mengerti dan tidak ada sumber referensinya.
g.
Berjalan bersama, bukan sekedar
berdiskusi.
h.
Eksekusi terlebih dahulu, kemudian
berdiskusi jika terdapat hambatan.
i.
Tulisan berkualitas dan dipercaya penerbit
mayor syaratnya isi atau konten menarik dan disampaikan dalam bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
Tak
terasa teh dalam mug putih kesayangan, bergambar foto anak saya dan teman-temannya
saat TK suda dingin dan mengering. Senada dengan hati ini yang sudah hampa
kering harapan untuk bisa ikut bergabung dengan Prof Ekoji. Apa daya karena
terlambat mendaftar, saya berfikir masih diberikan kuota. Alhasil mimipi saya
untuk melihat buku mayor saya terpajang di rak Gramedia pupus sudah, tak terasa
air mata sudah membahsahi pipi. Semoga Alloh masih memberikan saya kesempatan untuk
ditakdirkan kembali bertemu dengan Prog Ekoji untuk menulis buku mayor. Mimpi
ini akan terus saya ukir dalam hati, akan saya patri sedalam mungkin dalam
pikiran dan ingatan, akan saya pupuk selalu semangat yang membara menulis buku
mayor. Semoga sukses… Salam Literasi
“Hari-hari menanti
kebahagiaan diri
Menjadi manusia
berarti dambaan para insani
Segalanya butuh
Ilmu berkah dari Ilahi Robbi
Semoga dapat
meningkat kualitas diri ini ”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar