Minggu, 22 Januari 2023

Rubah Karya Ilmiahmu menjadi Buku ber-ISBN

 


Resume 4, KBMN 28                 

Tema               : Menulis Buku dari Karya Ilmiah

Judul               : Intip Cara Merubah Karya Ilmiah menjadi Buku ber-ISBN

Resume           : ke 4

Hari/Tanggal   : Senin, 16 Januari 2023

Narasumber     : Eko Daryono, S.Kom

Moderator        : Nur Dwi Yanti, S.Pd

 

      “Jangan biarkan Karya Ilmiah anda teronggok di sudut almari,  menguap tanpa arti”

“Jangan pernah takut mencoba dan berfikir gagal sebelum mencoba untuk memberdayakan karya kita untuk bermanfaat bagi orang lain sebagai bekal amal kita” Eko Daryono -Sang Pena Lereng lawu

 

Tema yang sangat menarik untuk dikaji mendalam, luar biasa….bisa membuat buku dari skripsi kita dulu…, sebentar tertegun pada satu sudut kamar yang selalu setia menemani hari-hariku disaat apapun. Terbayang beberapa judul untuk berniat membuatnya buku, terfikir caranya pasti mudah karena sudah ada bahan nya tinggal poles sana sini. Ah…aku harus fokus mempelajarinya. Ilmu yang sangat berharga, semoga bisa menghasilkan buku lewat penelitianku dulu, gumam ku. Akhirnya malam itu, dibukalah KBMN gelombang 28 oleh moderator Nur Dwi Yanti atau biasa dipanggil dengan NDY yang pastinya juga tidak kaleng-kaleng prestasinya dalam hal menulis. Tim Solid Om Jay semuanya berprestasi menebar manfaat dan semangat untuk Negeri tercinta ini. Beliau menyampaikan jadikan menulis sebagai passion, menurut John Maxwell motivational terkenal dari Amerika, passion adalah “the fuel for will” yaitu bahan bakar untuk kemauan. Passion merubah keharusan menjadi kemauan untuk memiliki tekad mencapai impian kita. Hal tersebut seirama dengan mantra Ajaib Bu There, “Jangan mata pena kita mengering menguap tak berarti”, begitu pula kata sakti Om Jay “ Menulis lah setiap hari maka lihatlah apa yang terjadi”.  

Eko Daryono yang lebih akrab dipanggil dengan Mr. Yons lahir pada tanggal 20 Desember 1975 di Karangayar Jawa Tengah. Beliau sebagai ASN Fungsional Pembina Iva yang saat ini tengah menjadi Guru Penggerak Angkatan 7 memiliki beberapa prestasi. Selain sebagai penulis, editor buk, narasumber dari berbagai diklat dan seminar, beliau juga mentoring dalam penulisan buku dan jurnal. Beberapa buah karya yang beliau hasilkan mulai dari buku solo dan antologi, penelitian ilmiah dan masih banyak lagi yang lain tentu memberikan inspirasi bagi para penulis awal seperti saya.  Berikut profil lengkap dari narasumber : https://maseko1275.blogspot.com/2021/11/profil.html

Beliau menyampaikan materi mulai dari pengertian KTI  dalam Peruatuan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014 tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah.  Secara umum KTI terbagi menjadi 2 antara lain KTI Non Buku dan KTI Buku.

1. KTI Non Buku terdiri dari :

a.       KTI bidang akademis untuk mendapatkan gelar meliputi skripsi, tugas akhir, tesis dan disertasi.

b.      KTI hasil penelitian meliputi PTS, PTK, best practice, makalah, artikel, jurnal,

c.       KTI berupa ulasan atau resensi

2. KTI Buku, terdiri dari :

a.       Buku Bahan Ajar meliputi diktat, modul, buku ajar, buku referensi

b.      Buku pengayaan meliputi buku teks, monografi,  buku pegangan, buku panduan

c.       Buku Kompilasi meliputi prosiding dan bunga rampai

 

Ternyata tidak semua KTI itu berupa buku. Walaupun secara wujud PTK, PTS, Tugas Akhir, Skripsi. Tesis. Desertasi itu berupa buku namun bukan buku. Lebih tepatnya adalah laporan hasil penelitian dan bersifat terbatas pada publikasinya.

 

Sedangkan struktur penulisan KTI seperti bab sebagai berikut :



Struktur di atas umumnya dijadikan sebagai standar dalam Menyusun bab-bab dalam KTI meskipun unuk KTI sejenis skripsi, tesis, desertasi, tugas akhir memiliki gaya yang berbeda di setiap kampus.

Sedangkan laporan KTI dan KTI yang dikonversi menjadi buku antara lain :


Secara subtansi isi, tidak ada perbedaan isi laporan KTI dengan isi buku hasil konversinya. Karena sejatinya isi buku mencerminkan keseluruhan isi laporan KTI. Secara sistematika, tentunya gaya penulisan KTI dengan penulisan buku tentu berbeda. Ada penyesuaian-penyesuaian sistematika KTI yang dikonversi menjadi buku dengan tujuan agar kesannya tidak kaku. Misalnya penomoran tiap sub bab-sub bab. Secara Bahasa, meski sama-sama ilmiah, hasil konversinya tentu harus dimodifikasi sehingga Bahasa dalam bukunya lebih luwes, bersifat lugas dan tidak lagi mencantumkan kata-kata seperti penelitian ini, peneliti, teman sejawat, penulis.

 

Berikut adalah cara mengkonversi KTI menjadi buku :

1.      Memodifikasi Judul

Judul KTI umumnya mengandung beberapa unsur antara lain variabel penelitian, objek penelitian dan seting penelitian (baik tempat maupun waktu). Judul buku hasil konversi seperti judul buku-buku yang punya daya tarik dan daya jual harus menarik, unik, mudah diingat, dan mencerminkan isi buku. Kemenarikan judul buku sifatnya subjektif.

 


2.      Memodifikasi Sistematika dan Gaya Penulisan

KTI Nonbuku yang berupa laporan hasil penelitian umumnya ditulis dengan sistematika dan    penomoran yang baku. Pada saat laporan tersebut dikonversi menjadi buku, maka harus dimodifikasi gayanya sesuai dengan gaya penulisan buku. Tidak tampak lagi adanya sub bab-sub bab yang membuat isi buku seolah-olah terpisah-pisah.

 

3.    Modifikasi Bab I

Bab I yang biasanya PENDAHULUAN boleh tetap dipertahankan judulnya dengan PENDAHULUAN , boleh PEMBUKA atau kata lain yang menggambarkan kemenarikan buku. Sebagai contoh pada pendahuluan yang berisi latar belakang perlu ditambah fenomena kekinian agar pembaca merasa tertarik untuk membaca keseluruhan isi buku.  Adapun secara struktur, tidak diperlukan lagi sub bab - sub bab seperti latar belakang, permasalahan, tujuan, manfaat dalam bentuk angka-angka. Fokusnya lebih mengeksplor latar belakang

 

4.      Modifikasi Bab II


Susunan bab dan sub bab di atas narasumber rubah dalam gaya penulisan buku sehingga menjadi beberapa bab, yaitu


5.      Modifikasi Bab III

Substansi bab 3 sebenarnya lebih terfokus pada metode, teknik pengumpulan data (instrumen) serta analisis data. Jika berupa PTK berisi langkah-langkah tindakannya. Ada beberapa alternatif yang dapat diterapkan ;

a) Benar-benar menghilangkan bab III

    Maksudnya adalah keseluruhan isi bab 3 dihilangkan, sebab bunyi bab 3 sebenarnya bisa   dicermati dari isi pembahasannya.

b) Menginclude bab 3 di bab 2

     Maksudnya adalah konsep pokok terpenting dari bab 3 digabung dalam bab 3.

c) Menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan

    Maksudnya adalah menyampaikan substansi isi bab 3 sebagai awal pembahasan. Namun narasi tersebut butuh kehati-hatian. Jika untuk kepentingan kenaikan pangkat bagi guru ASN, maka narasi tersebut perlu dipertimbangkan untuk dicantumka

Sebagai contohnya adalah berikut ini ;


6.      Modifikasi Bab IV

Bagian ini sejatinya merupakan bagian inti isi buku, sesuai dengan judul buku. Bab IV tidak lagi menggunakan judul Hasil Penelitian dan Pembahasan, namun disesuaikan dengan konteks buku. Judul buku menjadi pilihan sebagai judul Bab IV seperti BAB VI Strategi Tim QUIZ dalam Pembelajaran TIK. Pada buku bab IV dapat dimasukkan tabel, grafik, foto-foto kegiatan maupun hasil penelitian yang menyatu dalam buku. Bab IV tidak lagi berisi data mentah seperti nilai dari setiap siswa berikut namanya. Foto pun hanya sekedar yang dibutuhkan sebagai pendukung.

7.  Modifikasi Bab V

Pada laporan hasil penelitian, bab V biasanya diberi judul PENUTUP. Judul tersebut dapat dipertahankan. Hanya saja, isi bab tidak hanya simpulan dan rekomendasi (saran) saja, namun ditambahkan temuan yang terkait dengan hasil penelitian.

8. Modifikasi Lampiran

Lampiran yang disertakan hanyalah instrument penelitian atau data matang yang mendukung, bukan data-data mentah.

H-Hal apa saja yang perlu diperhatikan saat mengkoversi KTI menadi Buku antara lain :

1.     Keaslian Laporan Hasil Penelitian

Tindakan Plagiat tidak dibenarkan terlebih karya seperti PTK terkadang tidak dicek keasliannya. Namun saat diterbitkan jadi buku, maka penulis harus yakin benar bahwa karya yang akan diterbitkan memang original punya penulis sendiri. Jika karya berupa skripsi, tesis apalagi desertasi akan langsung terdeteksi jika plagiat karena menggunakan generate machine untuk pengecekannya.

2. Menghindari Kompilasi yang Terlalu Banyak

Include saja pendapat pada ahli yang mendukung substansi, sisanya mengembangkan dengan analisis dari sudut pandang penulis. Mengapa demikian ? Saat penulis menerbitkan buku dari hasil KTI-nya sedang otomatis dia sedang menyuguhkan bahan pustaka kepada pembaca. Kegiatan sekedar meng-copas pendapat asli para pakar perlu dihindari dengan mengubah gaya penulisan kutipan.

3. Memilah dan Memilih Data yang Dipublikasikan

    Data matang saja yang disajikan agar buku berbobot dan tidak bombastis.

4. Modifikasi Bahasa Buku

Hindari pemakaian penanda transisi menurut hal itu sesuai dengan pendapat lebih lanjut si A menyatakan berdasarkan hal tersebut. Termasuk menyebutkan kata penelitian ini, peneliti, bahkan penulis.

5. Hindari Pengambilan Sumber Kutipan Berantai yang Kurang Dapat Dipertanggung Jawabkan Secara Ilmiah

6. Wajib Menuliskan Semua Daftar Pustaka

7. Memperhatikan Kaidah Penyusunan buku ber-ISBN, khususnya jika akan dinilaikan Untuk KP sesuai buku 4 PKB

BBegitulah malam KBMN yang tak terasa sudah berakhir pada pemaparan materi, begitu teoritis tetapi sarat akan kunci merubah KTI menjadi buku yang menarik untuk dibaca. Teori sekedar teori, tanpa mencoba hanyalah sekedar ilmu yang akan hilang seiring berjalannya waktu. Sehingga untuk bisa menjadi buku hanya dengan berani untuk Memulai. Hhmm…..sembari menghela nafas panjang, mengernyitkan dahi berusaha untuk memahami isi materi saya mencoba berfikir mulai dari mana. Meskipun sangat menantang dan memerlukan konsentrasi yang tinggi masih sangat menarik untuk dilakukan. Bulatkan tekap, perbesar tekad, bahan sudah didepan mata tinggal dan action maka lihat apa yang terjadi. Semoga Sukses…Salam Literasi

   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pasti Buku Terbit hanya di Indie

  Judul                 : Pasti Buku Terbit hanya di Indie Resume            : ke-23 Gelombang      : 28 Hari/ Tanggal    : Rabu, 1 ...