Resume 1. Kelas Public Speaking.
Bicara Dari Hati
Untuk Berprestasi
Assalamualaikum Wr. Wb.
Semangat bahagia
Om Jay dan para pembaca yang budiman, semoga kita semua selalu diberikan
limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga kita selalu dalam bimbingan dan
kemudahan. Bapak Ibu yang budiman, materi pertama yang disampaikan pada kelas
Publc Speaking ini bertemakan Bicara dari Hati Untuk Berprestasi. Tema yang
begitu lugas, singkat, jelas dan mengena dalam jiwa setiap insan yang membaca.
Dilain pihak, tidak semua orang dapat dengan mudah merangkai kata dengan diksi
yang tepat, menyusun setiap kalimat menjadi sebuah uraian yang sarat penuh
makna mendalam. Untuk itu, sangat dibutuhkan latihan dan latihan serta kepekaan
dalam diri setiap orang untuk dapat membaca lingkungan melalui apa yang ia
lihat, ia dengar maupun ia rasakan. Semua itu, akan terkoneksi dalam lubuk
sanubari dan pikiran sehingga menjadi menghasilkan seorang orator yang mampu
menggerakkan setiap insan yang mendengarkan melakukan apa yang ia sampaikan.
Menurut Om Jay, ada beberapa kunci sukses untuk berkomunikasi :
1. Penuh
Cinta dan Rasa Hormat
Milikilah hati yang bersih maka akan
terlahirhati yang penuh cinta dan sayang terhadap sesama. Seperti sabda
Rasullullah dalam hadist Bukhari dan Muslim, sesungguhnya jika segumpal daging
baik maka, akan baiklah seluruh tubuhnya. Sedngkn hati yang bersih itu tidak
lepas dari tingkatan spriritualitas dan kedekatan dengan Sang Maha Agung. Oleh
karena itu, guru sebagai teladan bagi siswa-siswinya pantaslah untuk menjadi
panutan, sehingga sangat penting untuk menjaga keimanan dan ketakwaan pada
pribadimasing-masing.
2. Mendengarkan
Lebih Penting
Sebagian besar seorang guru sangat
jarang untuk menjadi seorang pendngar bagi siswa-siswinya. Padahal setiap
peserta didik pasti memiliki keinginan dan harapan untuk dapat memuaskan
hasratnya dalam cara belajar. Sehingga guru perlu lebih peka terhadap kebutuhan
siswanya.
3. Diskusi
dengan Pasangan
Menjalin komunikasi yang baik dengan
keluarga maupun orang lain sangat penting dilakukan. Karena hal tersebut akan membuka
informasi maupun inspirasi bagi diri kita untuk berkembang.
4.
Sulit
Berkomunikasi
Tersendatnya
komunikasi di dalam keluarga Sebagian besar karena masih mementingkan ego
masing-masing, faktor kelelahan juga mempengaruhi dan karena kondisi hati yang tidak
kondusif. Walaupun demikian, alangkah baiknya masing-masing pasangan saling
mengerti hakekat dan manfaat komunikasi untuk kelanggengan rumah tangga dan
terbiasa untuk berfikir positif terhadap pasangan. Begitu pula dalam menjalin
komunikasi di kelas dengan siswa, orang tua wali murid dan teman sejawat. Menjaga
hubungan yang baik perlu di rawat dan diberi pupuk agar tumbuh subur hanya
dengan sikap manis bertegursapa dengan ikhlas, murah senyum dan melayani dengan
hati. Maka dengan seperti itu akan merobohkan benteng sekat sulitnya
berkomunikasi
5.
Tidak
Ada Benar dan Salah
Pernyataan
tersebut pernah saya dengar sebelum dari seorang master mentalist Deddy
Cobuzier yang mengatakan bahwa suatu pernyataan itu tidak ada benar dan salah,
semua tergantung dari alasan logis yang mendasarinya.
6.
Anda
harus Penuh Cinta
Saya pernah
mendengar pernyataan dari kawan yang mengatakan bahwa jika berbicara dengan
siapapun, tidak perlu dengan nada yang tinggi. Cukup dengan yang kalem dengan
sarat akan makna. Itu salah satu, tanda berbicara dari hati ke hati akan lebih
mengena terhadap pendengar dari pada apa yang akan kita sampaikan sesuatu yang
benar tetapi cara penyampaian salah maka akan menjadi salah karena dengan sedikit
emosi
7.
Mulailah
dari Anda
Seorang guru
sebagai teladan yang baik, dia akan melakukan sesuatu hal baik terlebih dahulu
sebelum meminta siswanya melakukannya. Perubahan dari diri sendiri akan dapat
membawa kebaikan pula bagi lingkungan sekitar. Maka mulailah dari diri anda,
maka lihatlah apa yang terjadi.
8.
Memiliki
Rasa Hormat
Sangat
penting bagi siapapun terlebih guru untuk memiliki rasa empati yang tinggi
terhadap sesame. Guru sebagai agent of change pemberi dampak perubahan harus
dapat menjadi panutan yang baik untuk siswanya melalui rasa kepedulian yang
tinggi terhadap lingkungan sekitar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar