Tema : Konsep Buku NonFiksi
Judul : Berprestasi Melalui Tulisan Nonfiksi
Narasumber : Musiin , M.Pd
Moderator : Yandri Novita Sari, S.Pd
Hari
: Rabu ,8
Februari 2023
Materi : 14
“Penulis
tidak pernah dilahirkan, tetapi dia diciptakan. Bakat menulis tidak selalu
dibawa sejak lahir, tetapi tumbuh oleh satu motivasi dan gagasan” (Bambang
Trimansyah)
Quotes di atas
memberikan inspirasi bahwa passion menulis tidak harus karena bakat yang di
bawa dari lahir. Kemampuan menulis akan tumbuh dan berkembang karena konsisten
dan komitmen untuk terus menulis. Berbagai sumber belajar dapat dijadikan
sebagai panduan dalam mendapatkan ide dan gagasan untuk menulis. Untuk dapat
menulis tentu perlu bahan untuk dijadikan tulisan yaitu dengan membaca. Bahan
bacaan tidak harus melalui buku tetapi dapat berasal dari lingkungan atau fenomena
sekitar, diskusi, internet, media massa, media elektronik ataupun dari media sosial.
Setiap orang
pasti memiliki kemampuan untuk menulis, hanya perlu mengasah dan membiasakan
agar menjadi suatu kebutuhan seiring dengan perkembangan kemampuan menulisnya. Buktinya
adalah hampir semua guru sudah pernah membuat PTK yang notabene sebagai karya
ilmiah bersifat nonfiksi. Pada hakikatnya guru memiliki potensi besar dalam
menulis buku nonfiksi sebgai contoh diktat, modul pembelajaran, ataupun buku
mengenai model, metode pembelajaran dengan alat peraga ataupun hasil projek dan
percobaan.
Materi KBMN malam
ini bertemakan Konsep Buku Nonfiksi dengan Narasumber Ibu Musiin,M.Pd dengan
moderator cantik Bu Yandri Novita Sari, S.Pd memberikan energi positif bagi
peserta untuk semangat menulis. Berikut adalah CV dan karya narasumber yang
memiliki segudang prestasi.
Menurut narasumber, salah satu hambatan terbesar yang membuat seseorang tidak mampu untuk menulis adalah rasa takut terhadap pemikiran diri sendiri. Siapapun sebagai penulis awal pasti akan meraskan hal yang sama, begitu pula dengan narasumber yang pernah merasakan seperti takut tidak ada yang membaca, takut salah dalam menyampaikan materi atau pendapat melalui tulisan, merasa karya orang lain lebih bagus dan lain sebagainya. Tetapi langkah awal kesuksesan bagi seorang penulis adalah mampu melawan rasa takut untuk berkarya. Om jay pernah mengatakan bahwa kita adalah buah dari pikiran kita. Jika kita berfikir akan sukses, maka kesuksesan akan menghampiri kita.
“Ketakutan itu hanya merendahkan potensi diri seseorang untuk
menulis”
Di dalam buku yang berjudul Is There
A Book Inside You, karangan Dan Poynter and Mindy Binghom menyatakan bahwa
seseorang dimanapun berada pasti memiliki kenangan, momen penting dan berharga
untuk dapat dijadikan cerita dalam bentuk tulisan yang bermanfaat.
Pengertian
Nonfiksi
Menurut narasumber tulisan nonfiksi merupakan
tulisan berdasarkan kenyataan dan bersifat baku yang dapat dibuktikan
kebenarannya terhadap informasi yang diberikan. Berikut adalah ciri-ciri karya
nonfiksi :
a. Berisi informasi terhadap suatu objek
tertentu dan bersifat faktual.
b. Memiliki objektivitas yang tinggi dan
berdasarkan pada logika.
c. Menggunajab bahasa denotatif.
d. Uraian yang disampaikan berupa fakta
/gagasan (tabel, infografis, diagram).
Maka dapat disimpulkan sebagai buku nonfiksi harus mengandung
informasi yang bersifat fakta terhadap fenomena yang terjadi dengan menyertakan
data dapat berupa table, grafik, gambar atau diagaram untuk mendukung pernyataan.
Jenis-Jenis Tulisan Nonfiksi
1. Biografi
2. Esai
3. Makalah
4. Artikel
5. Karya Tulis Ilmiah
6. Buku Nonfiksi
Pola Penulisan Buku Nonfiksi
1. Pola Hierarkis (Buku disusun
berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) Contoh:
Buku Pelajaran
2. Pola Prosedural (Buku disusun
berdasarkan urutan proses. Contoh: Buku Panduan
3. Pola Klaster (Buku disusun secara
poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan
bab yang dalam hal ini antarbab setara)
Proses Penulisan Buku Nonfiksi
terdiri dari 5 langkah, yakni
1. Pratulis
a. Menentukan tema
b. Menemukan ide
c. Merencanakan jenis tulisan
d. Mengumpulkan bahan tulisan
e. Bertukar pikiran
f.
Menyusun
daftar
g. Meriset
h. Membuat Mind Mapping
i.
Menyusun
kerangka
2. Menulis Draf
a. Menuangkan konsep ke tulisan dengan secara
bebas tidak langsung edit
b. Tidak mementingkan kesempurnaan,
tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan
3. Merevisi Draf, melalui Proofreading
dengan cara
a. Merevisi sistematika/struktur tulisan
dan penyajian
b. Memeriksa gambaran besar dari naskah.
4. Menyunting Naskah, meliputi
a. Ejaan
b. Tata Bahasa
c. Diksi
d. Data dan fakta
e. Legalitas dan norma
5. Menerbitkan
Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik,
penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, sebagaimana contoh berikut ini.
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. literasi di internet, youtube atau
media sosial Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Hasil pemikiran, perenungan atau Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Membaca buku
8. Hasil penelitian
9. Survey
10. Wawancara
Ide, data dan rujukan yang didapatkan
tergantung dari kepekaan kita dalam menangkap suatu fenomena untuk dijadikan
sebagai tulisan yang menarik.
Anatomi
Buku Non Fiksi
1.
Halaman
Judul
2.
Halaman Persembahan (Opsional)
3.
Halaman
Daftar Isi
4.
Halaman
Kata Pengantar (Opsional, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5.
Halaman
Prakata
6.
Halaman
Ucapan Terima Kasih (Opsional)
7.
Bagian
/Bab
8.
Halaman
Lampiran (Opsional)
9.
Halaman
Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis
Berikut disajikan link cara menulis isi buku berdasarkan
kerangka yang dibuat, sehiingga tulisan menjadi rapi sejak awal pada daftar
isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka tertata secara otomatis dari Bapak
Yulius Roma Patandean di Channel
https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw&feature=youtu.be
Trending
Topik
Untuk mengetahu suatu topik yang akan kita tulis menarik atau
tidak bagi pembaca, dapat mengecek pada aplikasi Google Trends. Berikut adalah contoh
hasil penelusuran tentang topik Kurikulum Merdeka.
Hasil
menunjukkan bahwa trends topik tersebut masih cukup tinggi, ini berarti jika
kita menulis topik tersebut, maka akan diminati banyak orang. Sedangkan berikut
adalah beberapa topik menarik dari hasil penelusuran dari Google Trends
Demikian materi materi Kaidah Buku
Nonfiksi dari narasumber dalam kelas KBMN, semoga dapat memberikan motivasi
untuk terus berkarya bagi bangsa ini. SEmoga sukses…Salam Literasi
“Tiap
kesempatan yang diambil adalah sebuah kesempatan untuk menang.
Kesempatan yang
kecil seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar”
Menulis bersusah payah
Buku nonfiksi telah terpilih
Semoga bermanfaat dan berkah
Cukup sekian dan terimakasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar