Tema : Mengelola Majalah Sekolah
Pertemuan ke : 11
Judul : Cara Mudah Membuat Majalah
Sekolah
Tanggal : 1 Februari 2023
Tet…tet…terdengar suara bel berbunyi waktunya jam istirahat. Waktu
yang paling ditunggu anak-anak untuk melepas pikiran yang tegang dan bermain.
Terpancar gurat rona bahagia dan girangnya tingkah polah anak-anak bersendau
gurau dengan teman-teman. Aku pun
memilih untuk mengisi jam istirahat dengan membuka laptop, berniat untuk membuat
coretan tulisan walaupun aku hanya pemula yang tertatih-tatih. Aku selalu ingat pesan Bu Kanjeng,”Jadikan
menulis sebagai passion”, semangat beliau untuk selalu menulis tidak pernah ada
kata terlambat. Hari itu panas lumayan terik, hanya terdengar dua buah kipas
suara kipas angin dan teriakan anak-anak yang berlari kesana kemari bermain
kejar-kejaran Bersama teman-temannya.
Kucuba berfikir dan merangkai kata yang aku bisa, tapi hingga 8
menit berlalu tak kunjung ada kalimat menarik sebagai pembuka. Ku sejenak
terdiam, sesaat aku akan menutup laptop pandanganku terjurus pada salah satu pajangan
tulisan besar berwarna dari gabus yang aku buat sebagai motivasi untuk
anak-anak ku. “Jangan katakan Tidak Bisa Sebelum Mencoba, kalimat yang selalu
aku baca setiap hari saat aku mengajar di kelas. Maklum anak-anakku sangat
sulit untuk mau berlatih matematika karena momok bagi mereka. Sehingga setiap
kali aku minta anakku mencoba berhitung selalu bilang tidak bisa, padahal belum
dicoba. Maka dari itulah aku buat tuisan itu besar dan memenuhi dinding
belakang agar terpatri pada diri anak ku.
Kalimat sindiran yang menohok, seolah sedang mempermalukannku di
depan anak-anak. “Ada apa dengan ku, “Bagaimana mungkin aku bisa menulis jika
hanya mengeluh saja”, gumamku. Kubulatkan tekad, ku isi sejuta semangat untuk
mulai merangkai barisan huruf dengan penuh makna yang menarik. Ku coba melihat
dan membaca berbagai blog teman-teman, ku search berbagai tulisan untuk ku baca
sebagai tambahan referensi menulis. Tak sengaja, mataku tertarik pada salah
satu anak ku Mila, kudekati dia yang tengah asyik mencorat-coret buku
gambarnya. Wow, amazing Mila gambarmu bagus sekali saying…., kamu buat apa?
Kataku kegirangan melihat bakat anak didikku. Buat komik bu guru, ucapnya
singkat sambil tersipu malu melihatkan gigi serinya yang berbaris rapi.
“Ibu, aku juga pingin kayak saudaraku bu ini bu…gambarnya bisa masuk
majalah”, desak Mila sambil menyodorkan majalah yang ia bawa. “Apa ini sayang”,
tanya ku penuh penasaran. Majalah Kharisma bu, kemarin saudaraku datang dari
malang melihatkan majalah sekolahnya ini” katanya dengan nada penuh semangat.
“Bu, aku juga pingin kayak ini bu…gambarnya bisa masuk majalah sekolah, di
Sekolah ini Mengapa tidak ada majalah bu?” desaknya kegirangan. Wow, idemu
bagus juga Mila…, coba ya..nanti ibu komunikasikan dengan Ibu Kepala Sekolah“
jawabku sambil memboalk-balikkan majalah Kharisma. “Iya bu,
terimaksih..”jawabnya dengan senang hati sambil melanjutkan pengerjaan
komiknya.
Malam harinya sesaat setelah shalat isyak, ku lirik HP kelas KBMN
telai dimulai, hari ini bertemakan Mengelola Majalah Sekolah. “Tema yang
menarik, pas sekali aku pun sedang mencari ilmu ini” gumamku penuh antusias. Ku
simak baik-baik penjelasan narasumber, kudalami dan kuhayati setiap ilmu yang
aku terima. Saat nya aku harus fokus,
bagimana membuat majalah sekolah.
Cari Tahu
tentang Majalah Sekolah
Majalah sekolah adalah sebagai media untuk
mengekspresikan berbagai jenis karya sekaligus untuk mengkomunikasikan, mempromosikan dan mensosialisasikan kegiatan sekolah kepada orangtua maupun masyarakat
dengan tujuan agar dikenal oleh khalayak luas.
Langkah-Langkah
Membuat Majalah Sekolah
1.
Mencari patner / rekan kerja yang
memiliki jiwa literasi dan organisasi untuk menyatukan ide /gagasan dalam membentuk
susunan redaksi majalah
2.
Mengajukan Proposal yang
terdiri dari latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya.
3.
Membuat rancangan majalah,
mulai dari menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll.
4.
Mencari rekanan pendukung. percetakan,
sponsor dan lain-lain.
5.
Melakukan sosialisasi
tentang manfaat pentingnya maalah kepada orang tua
Susunan Redaksi Majalah Sekolah
1. Pelindung
Dalam hal ini Kepala Sekolah
bertanggung jawab dan pelindung penerbitan Majalah Sekolah karena lembaga
sekolah berada di bawah naungannya. Sebagai pelindung dapat melimpahkan
tanggung jawab terhadap pimpinan redaksi terhadap isi penerbitan majalah
sekolah.
2. Pimpinan Redaksi
Guru dapat di tunjuk untuk bertanggung jawab penuh pencarian berita, artikel,
narasumber hingga percetakan. Pimred juga bertugas untuk mngevaluasi setiap
edisi terhadap kualitas majalah seklah serta bertanggung jawab terhadap
pembagian tugas tim redaksinya.
3. Editor
Bertanggung jawab untuk mengedit dan menyunting tulisan untuk
meminimalisisr kesalahan ejaan dan tata bahasa.
4. Reporter dan Fotografer
Bertugas mencari berita menarik di sekolah kemudian menyusun dan membuat
tulisan. Bertanggung jawab mewawancarai narasumber, baik siswa maupun guru yang
berprestasi. Kegiata di sekolah ataupun pembelajaran menarik di kelas juga
dapat digunakan sebagai sumber berita. Sedangkan fotografer mengambil gambar
untuk mendukung tulisan yang dibuat.
5. Layout
Mengatur desain dan tata letak dari isi redaksi agar menarik dan enak
dibaca.
6. Bendahara.
Berperan penting dalam mengatur sirkulasi keuangan majalah sekolah
Beberapa hal yang perlu diperhatiakan dalam pembuatan Majalah Sekolah
a.
ISSBN
(International Standard Book Number) / CRBN (QR Code Standard Book Number)
Merupakan kode pengidentifikasian buku yang berisi informasi dan kelompok
penerbit yang mencakup ISBN sebagai pemberi identifikasi satu judul buku oleh
penerbit dengan 13 angka.
QCRBN merupakan aplikasi pengidentifikasi buku dengan teknologi terbaru
dengan R code sebagai pemberi identifikasi unik secara internasional dan
sebagai kode paten terhadap buku sebagai karya sendiri.
Syarat pengajuan ISSN/ISSBN antara lain :
Ø Mengisi formulir surat
pernyataan disertai dengan stempel penerbit dengan menunjukkan bukti legalitas
penerbit atau lembaga yang bertanggungjawab (akta notaris)
Ø Membuat surat permohonan
atas nama penerbit (berstempel) terhadap buku yang akan diterbitkan
Ø Megirimkan dan
melampirkan fotokopi karya asli
b.
Menjaga
Motivasi Menulis
Memiliki komunitas menulis di sekolah sangat
penting untuk menjaga semangat dan komitmen menulis. Senantiasa mengajak semua
warga sekolah untuk aktif dalam memberikan warna pada majalah sekolah. Oleh
sebab itu, dibutuhkan niat yang kuat, pantang menyerah, dan konsisten dalam
menebarkan virus literasi dan prestasi di sekolah.
c.
Memperhatikan
Pengelolaan Keuangan
Mengatur manajemen keuangan Majalah Sekolah seefektif
mungkin dengan tetap memperhatikan jumlah halaman, maupun cetak warna atau
hitam putih dan lain-lain.
Tips Untuk Memulai Membuat Majalah Sekolah
1. Bekerjasama dengan wali
kelas / Guru mapel untuk memberikan tugas kepada peserta didik membuat karya untuk
mengisi majalah sekolah. Misalnnya : puisi, pantun, hasil percobaan, lukisan
dan lain-lain
2. Membiasakan siswa untuk
berliterasi setiap hari, hal ini bertujuan untuk melahirkan penulis-penulis
cilik yang berbakat untuk mengisi majalah sekolah dari karya anak
3. Mengadakan majalah dinding
dengan menggantinya setiap hari untuk memotivasi siswa untuk terus berkarya.
Contoh Isi Majalah Sekolah
1.
Cerita Gambar 2. Salam Redaksi
2.
Karya Siswa 4.
Pengetahuan Umum
6. TTS Kuis Berhadiah
Kunci utama untuk
memulai sesuatu adalah berawal dari iat dan kemauan untuk memulai, walaupun
berat tetapi tidak ada yang tidak mungkin. Selama memiliki keinginan pasti di
sana ada jalan dan solusi. Begitulah semangat narasumber membuat diri ini
tertantang untuk dapat bermanfaat bagi orang lain melalui tulisan. Semoga sukses. Salam Literasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar